Keren! Inilah 5 Teknologi Sederhana yang Bisa Selamatkan Dunia
1.Printer 3D dari Tanah Liat
inilah Printer 3D yang mampu “mencetak” rumah dengan biaya hanya US$50 alias Rp 665 ribu saja. Bahan yang digunakan pun murah dan mudah didapatkan. Projek rumah ini dikembangkan oleh WASP,
sebuah perusahaan di Italia. Dengan ditemukannya rumah printer 3D dari
tanah liat ini, kebutuhan akan rumah di berbagai belahan dunia akan
terpenuhi tiap tahunnya.
2. Mesin Desalinasi Tenaga Matahari
Air bersih sudah menjadi kebutuhan tiap manusia. Namun hal ini masih
sulit didapatkan di beberapa tempat di dunia, salah satunya di Gaza. Fayez al-Hindi telah menciptakan mesin desalinasi yang dapat membuat 9,8 liter air bersih per harinya.
Desalinasi
adalah proses pemurnian air dengan menghilangkan polutan dan garam yang
terlalu banyak dalam air. Sejak konflik antara Israel dan Palestina, 90
persen air yang dikonsumsi penduduk Gaza telah tercemar.
3. Pendingin Ruangan Tanpa Listrik
Di tempat yang bertemperatur udara panas, agak susah untuk mendapatkan akses listrik. Eco Coolerkebutuhan sosuli akan kebutuhan masyarakat.pendingin ruangan tanpa menggunakan energi lintrik
Eco Cooler ditemukan oleh Ashis Paul di Bangladesh.
Dengan menggunakan sebuah papan dan botol plastik yang dipotong kemudian
disusun, Eco Cooler dapat mengalirkan udara sejuk ke dalam rumah
penduduk. Bahkan, penemuan ini dapat menurunkan suhu ruangan hingga 5 derajat Celcius
4. Lampu Botol Air Tenaga Matahari
Di daerah padat penduduk, kebutuhan akan sarana penerangan menjadi sebuah hal penting yang harus dipenuhi. Makanya, Liter of Light hadir di tengah biaya listrik yang cukup tinggi di Manila. My Shelter Foundation memanfaatkan botol plastik yang diisi air dan ditambahkan cairan pemutih untuk dijadikan sarana penerangan.
Instalasinya
pun cukup mudah. Dengan melubangi atap, lampu ini dapat meneruskan
cahaya matahari ke dalam rumah penduduk. Pada malam hari untuk membantu
penerangan ditambahkan juga LAMPU LED yang dimasukkan ke dalam air
5. Mesin Cuci Tenaga Pedal
Di saat banyak orang menggunakan mesin cuci, masih banyak penduduk miskin dunia yang mencuci di aliran sungai.
Tidak tinggal diam, penemuan baru akhirnya dibuat. Mesin cuci yang
menggunakan tenaga pedal ditemukan oleh remaja 14 tahun asal India, Reyma Jose.
Dibantu
dengan tenaga manusia, mesin cuci ini dikayuh dan tidak menggunakan
energi listrik sama sekali. Saat ini, Jose yang sudah berumur 20 tahun,
bekerja di India’s National Foundation, yang menciptakan penemuan-penemuan baru untuk membantu warna desa di negara asalnya.
0 comments:
Post a Comment